Defensive Riding

Memacu kendaraan kita dengan torsi tenaga yang besar sungguh nikmat ketika kita melakukan suatu perjalanan jauh atau dekat, namun banyak faktor harus membuat kita waspada baik dispilin pengendara lain baik bus,mobil, truk yang masih kurang maupun kondisi jalan yang tak 100% mulus. Defensive Riding dengan kata lain Sikap “Bertahan” hal yang paling cocok untuk pilihan aman. Sedikit berbeda dengan safety Ridding yang lebih mengarah ke kemampuan atau skill berkendara, defensive driving justru lebih mengarah ke pola sikap, mental, Ego serta perilaku kita.

ada beberapa tip tentang pola defensive riding

1. Jangan emosi. Seandainya pun ada yang nyalip, atau seseorang tiba-tiba membunyikan klakson berkali-kali, tetaplah tenang. Ada berjuta-juta alasan yang bisa Anda cari
untuk tidak marah dan mengintai keselamatan Anda sendiri.

2. Jangan percaya pada pengendara lain. Meskipun pada dasarnya semua pengendara ingin selamat, sebaiknya jangan percaya bahwa mereka juga akan menjamin keselamatan kita. Tetaplah bersikap hati-hati.

3. Gunakan lampu sign baik rem, sein untuk komunikasi pada sesama pengendara. Pastikan
cahayanya terang. Jika akan berbelok, sama sekali tidak sulit untuk menyalakan lampu sign agar pengendara lain tahu Anda akan berbelok.

4. Gunakan Safety Gear. Pemakain Protektor akan membuat kita aman dan tak usah khawatir akan penampilan kita. Pemakaian Helm yang sesuai Standarisasi membuat aman, Sarung tanggan tentunya.

5. Jangan pernah lengah. Berkendara memang harus rileks, tetapi harus selalu waspada & Konsentrasi. Monitor terus kendaraan dan objek-objek di sekitar Anda. Tidak hanya yang jauh di depan, pantau juga yang di belakang, kiri dan kanan melalui kaca-kaca spion.

decicated to Alm. Ishal yang mengalami kecelakaan di tomo majalengka ketika mengikuti touring bersama Thunder 250. semoga arwah dan amalan di terim di sisi Tuhan YME

Tag:

7 Tanggapan to “Defensive Riding”

  1. Maskur episode Bike Of My Life In Memoriam - RX Special Says:

    Pertamax!
    Siap !
    Laksanakan!

  2. nano Says:

    Keduax…
    Lanjutkan!!!
    Mantabs mas Bro…

  3. Inyiminyit Says:

    Turut berduka cita bro

    memang bagaimana kejadiannya?

  4. HFZ Says:

    amin

  5. Taufik Says:

    Biker yang riding banter2 kayak udah ngggak ada hari esok . . .maka buat dia hari esok bisa aja memang nggak ada !!

  6. girifumi Says:

    ada biker yang juga jadi provokator.hati2 dengan tipikal seperti ini..
    hanya memancing emosi. pergunakan logika..
    di daerah parung sempat ngalami pada malam hari.
    oknum bikers pengguna Yamaha Mio memotong jalan mendadak,kemudian berhenti tiba2,kontan tuas rem depan ditekan juga pedal rem diinjak habis,enjin brake lagi.
    kalo emang kondisi lingkungan,jalan bolong misalnya,bisa ditolerir.kalo ini? emang cari gara2…selap selip,minta dikejar.
    karena gw fokus pulang ke Tangerang dengan Smash teromol lebih baik tenang dan santai.
    tindakan provokasinya gak cuman gw seorang,dia juga pancing yang lainnya juga. Alhamdulillah,orang yang diprovokasi ternyata juga gak terpancing.

  7. bip..bip.. Says:

    Jangan memaksakan…(nekad), jalan bukan tempatnya untuk adu nyali..bisa buat celaka apalagi orang lain yang tidak berdosa,kalau ada korban jiwa sama dengan membunuh, amit-amit..
    eling…eling….eling…inga…inga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: